Jawa Timur memiliki objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Karena itu pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat serius mengembangkan bandara di daerah-daerah dan bahkan menggarap proyek pembangunan bandara baru yang digadang sebagai salah satu motor penggerak pariwisata. Berikut tiga bandara yang jadi andalan wisata di Jawa Timur:

  1. Bandara Harun Thohir di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik

Diresmikan Januari tahun lalu, bandara Harun Thahir memiliki panjang landas pacu 930 meter dan lebar 23 meter. Karena tak begitu luas, bandara perintis ini baru melayani penerbangan pesawat kecil milik maskapai Airfast Indonesia bermuatan 12-18 orang dengan harga 200 hingga 300 ribu rupiah. Namun, bandara ini memberikan alternatif sarana transportasi ke Pulau Bawean yang biasanya harus ditempuh dengan jalur laut selama 3-4 jam menjadi hanya satu jam.

Berangkat dari bandara Juanda,Surabaya, penerbangan ke bandara Harun Thohir terus meningkat. Penerbangan yang awalnya hanya dijadwalkan dua kali seminggu, kini menjadi tiga kali seminggu. Awal September lalu pun Bawean-Surabaya tercatat sebagai jalur penerbangan dengan penumpang terbanyak untuk kategori penerbangan perintis di Jawa Timur dan mengalahkan penerbangan perintis rute Surabaya-Karimun Jawa. Memang, bandara ini menjadi akses utama untuk pelesir di Pulau Bawean yang sudah terkenal indah.

Diambil dari Kabarsurabaya; Pesawat Airfast Indonesia di Bandara Harun Thahir

Keindahan pantai Pulau Bawean tak kalah dengan Bali dan pemandangan bawah lautnya juga tak kalah dengan Bunaken. Di antara objek wisata terkenal di Bawean adalah Tanjung Gaang dengan tebing-tebing karang untuk menikmati matahari terbenam, Danau Kastoba yang asri, dan Pulau Gili dan Noko yang pantai-pantainya terkenal sebagai spot snorkelling.

  1. Bandara Blimbingsari di Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi

Bandara Blimbingsari merupakan bandara yang memang terus dikembangkan dan menjadi andalan untuk memfasilitasi wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin pelesir di Jawa Timur, terutama di Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya. Diresmikan pada 2010, bandara Blimbingsari kini digadang untuk menjadi bandara internasional selain bandara Juanda. Tercatat sekitar delapan maskapai telah membuka rute penerbangan melalui bandara ini.

Maskapai Nam Air tercatat sebagai penyedia layanan penerbangan langsung rute Jakarta-Banyuwangi. Agustus lalu jadwal penerbangan tersebut ditambah menjadi dua kali sehari. Garuda Indonesia yang sebelumya hanya membuka rute Surabaya-Banyuwangi kini menyusul jejak Nam Air. Pihak Garuda Indonesia berterus terang menyasar wisatawan dari Eropa, terutama dari Perancis, Belanda, Spanyol, Rusia, dan Inggris, yang selama ini mendominasi kunjungan ke Banyuwangi.

Diambil dari Tribunnews; Bandara Blimbingan, Banyuwangi

Pariwisata Banyuwangi yang beragam memang menarik perhatian wisatawan. Mulai dari Pulau Merah, Taman Nasional Baluran, Kawah Ijen, hingga puluhan objek wisata alam lainnya. Selain itu juga wisata budaya yang tak kalah menarik, seperti mengunjungi desa adat Kemiren, menyaksikan upacara Kebo-keboan, mengunjungi situs-situs bersejarah, museum, hingga festival daerah.

  1. Bandara Trunojoyo di Sumenep, Madura

Baru-baru ini bandara Trunojoyo resmi dibuka untuk penerbangan komersial. Maskapai Wings Air menjadi yang pertama kali menyediakan layanan penerbangan rute Surabaya-Sumenep. Memang belum bisa dilihat bagaiamana animo masyarakat untuk menggunakan layanan penerbangan rute tersebut, namun saat ini sebagai satu-satunya bandara di Pulau Madura, bandara Trunojoyo menjadi andalan Jawa Timur, termasuk untuk sektor pariwisata.

Mengutip Kompas (27/9), Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, menyadari bahwa sepanjang pantai Madura berpotensi menjadi objek wisata. Layanan penerbangan di bandara Trunojoyo tentu akan membantu memanfaatkan potensi tersebut.

Diambil dari Berita Trans; Bandara Trunojoyo tampak depan

Saat ini, beberapa objek wisata di Madura, terutama di Kabupaten Sumenep, sudah cukup dikenal. Terdapat Pulau Gili Iyang dan Gili Labak yang disebut-sebut sebagai surga tersembunyi dari Madura. Juga Pantai Sembilan di Pulau Gili Genting yang dikenal indah, tenang, dan spot yang tepat menikmati matahari terbenam. Selain itu, juga banyak objek wisata religi, seperti Asta Tinggi dan Asta Gumuk dengan peninggalan sejarah kerajaan Islam di Sumenep.

Nah, itu tadi tiga bandara yang menjadi andalan wisata di Jawa Timur. Kini untuk mengunjungi tempat-tempat menarik di pelosok Jawa Timur semakin mudah. Kamu tertarik?