“Desa adalah kenyataan, Kota adalah pertumbuhan. Desa dan kota tak terpisahkan, tapi desa harus diutamakan”. –Desa, Iwan Fals

 

Jika kamu senang traveling, tentu banyak tujuan wisata yang sudah kamu list. Namun saat traveling kamu jadikan bukan sekedar hobby, terlebih ingin memberikan arti dan makna, Desa bisa menjadi destinasi traveling kamu selanjutnya.

Mungkin kamu sedikit merasa kaget dan membayangkan kehidupan Desa. Di Desa memang bukan tempat untuk merasakan gemerlap dunia. Jika tujuan kamu adalah untuk bersenang-senang dengan hiruk pikuk dan kemewahan, Desa bukan pilihan yang tepat. Di Desa kamu akan merasakan kenikmatan dan arti kemewahan yang berbeda, yang selama ini jarang kamu sadari atau bahkan belum pernah. Apa yang bisa kamu dapatkan disebuah Desa terpencil?

Berikut beberapa keuntungan saat kamu memutuskan Desa sebagai tujuan traveling kamu berikutnya.

  1. Kamu dapat menjadi lebih dekat dengan alam.

Saat perjalanan menuju Desa kamu akan melihat banyak pemandangan alam, sesampainya di Desa tentu akan lebih lagi. Sebuah Desa biasanya memang masih lebih asri dibandingkan perkotaan. Beberapa Desa belum dialiri listrik, atau memang ada beberapa Desa yang memang sengaja tidak memakai listrik dengan alasan untuk melestarikan alam bagi anak cucu mereka. Saat disana, kamu akan banyak berinteraksi dengan manusia bahkan hewan, maka kamu dapat mengenal alam sekitar secara mana.

 

  1. Memangkas biaya perjalanan.

Traveling biasanya akan menghabiskan sebagian pundi-pundi keuangan. Namun lain halnya jika kamu memilih Desa sebagai destinasi. Masyarakat Desa akan memberikan makanan dan bahkan tempat tinggal secara cuma-cuma, asalkan kamu pandai berbaur dengan masyarakat setempat. Bisa saja, selama di Desa justru banyak gratisnya, tapi ingat lho berbagi itu baik. Hehe

 

  1. Merasakan kehidupan manusia yang sungguh indah dalam balutan kebersamaan.

Masyarakat Desa masih berbagi dan berbaur sebagaimana adanya. Mereka bahkan tak segan meminta jika kekurangan dan memberi saat memiliki. Hal sederhana namun menyentuh hati, saat satu keluarga akan makan mereka akan membagikan sebagian lauk pauk mereka ke tetangga sebelahnya. Terkesan tidak perlu, namun tahukah kamu dengan demikian mereka jadi memiliki lauk pauk yang beragam?.

 

  1. Menyadari betapa beruntungnya kamu.

Mungkin saat sampai di Desa, selain rasa kagum akan timbul juga rasa kasihan atau iba dari kamu terhadap kehidupan masyarakat Desa. Mungkin juga, kamu akan berpikir ingin membantu, tentu itu hal yang baik saat kamu memang berniat baik untuk memajukan masyarakat Desa. Kamu wajib  bersyukur setelah kamu menyadari bahwa kamu merupakan salah satu manusia yang beruntung di muka bumi ini.

 

  1. Kamu dapat belajar arti bekerja sama yang sesungguhnya.

Berbagi bagi mereka bukan sekedar karena berlebihan. Saat musim panen dan tanam tiba, biasanya masyarakat Desa akan mengerjakannya bersama-sama. Pekerjaan yang berat tentu akan terasa ringan dan selesainya lebih cepat. Kamu semakin sadar bahwa memberi bukan sekedar karena kamu telah memiliki harta melimpah.

 

  1. Menyadari bahwa keberagaman suatu hal yang patut disyukuri.

Desa yang kamu kunjungi tentu saja tidak sama dengan suku kamu. Disana kamu akan belajar dan memahami bahwa keberagaman pada dasarnya suatu anugerah yang mesti disyukuri. Coba kamu bayangkan saat semua suku di muka bumi sama saja, kamu tentu tidak menemukan ketertarikan lagi saat bertemu dengan wajah baru.

 

Beberapa hal diatas tentu dapat kamu jadikan sebagai pertimbangan untuk memilih Desa sebagai tujuan traveling kamu berikutnya. Dan tak jarang juga lho Desa-Desa adat banyak yang dijadikan sebagai tempat wisata. Jadi kamu dapat membawa buah tangan khas Desa tersebut saat kamu kembali ke Kota.