Pekerjaan? Iya ini adalah yang ditunggu-tunggu oleh para lulusan fresh graduate. Segala tenaga dan pikiran yang udah dilewatin semasa kuliah kini masuk tahap selanjutnya yakni memiliki pekerjaan. Transisi di mana membawa para lulusan baru itu kearah yang berbeda dengan dunia perkuliahan. Kalo dulu di kuliah serba enak segala pemasukan kantong jajan diisi oleh orang tua, sekarang harus cari sendiri. Ada rasa sungkan ketika meminta uang jajan dikala status penggangguran melekat setelah lulus.

Bagi mereka lulusan baru harus sudah menentukan arah. Apakah masuk ke perusahaan, buat bisnis sendiri, atau freelancer? Itu semua pilihan yang kadang bikin galau para fresh graduate. Kadang apa yang telah didapatkan di dunia perkuliahan belum tentu sesuai pekerjaan yang kelak akan ditempuh. Bayangkan saja, ada kasus di mana dulunya kuliah di jurusan yang berbau eksak (ilmu pasti) dan pada akhirnya jatuh pilihan kerja di perbankan. Kan ga nyambung banget sama kuliahnya. Ya, ini adalah realitas yang perlu dihadapin sama fresh graduate.

Fresh Gradute tidak perlu khawtir akan lowongan pekerjaan. Kenapa? Karena sekarang untuk apply kerjaan bisa dilakukan dengan cara online seperti kirim e-mail atau bahkan dengan aplikasi atau website pencari pekerjaan. Memang perlu trik khusus untuk dapat lolos dalam apply kerjaan dengan cara online. Bisa dengan membuat CV kreatif. Ada juga mencari pekerjaan dengan langsung datengin kantor perusahaan, bahkan mungkin melalui kerabat untuk mendapatkan info lowongan pekerjaan. Tapi itu semua bakalan sia-sia untuk dapat pekerjaan. Karena pihak penerima karyawan biasanya nyesuaiin dengan kualifikasi yang mereka inginkan. Kalo ga sesuai yaa bakalan ga dapet panggilan.

Berbeda bagi fresh graduate yang lulus berkecimpung dunia bisnis atau usaha. Biasanya mereka yang membuka usaha dulunya saat kuliah sudah memiliki usaha sampingan dan selanjutnya dikembangin atau dapat asupan modal untuk membuka usaha. Yaa, mungkin bagi kalian yang ga punya modal bakalan agak susah untuk membuka usaha baru. Kalian harus ‘pontang-panting’ cari modal sana-sini mulai dari pinjam orang terdekat seperti teman, keluarga, atau bahkan dari pihak bank atau investor. Semua memang ada konsekuensinya jika ingin mendapatkan modal untuk usaha. Konsekuensi semua itu iyalah “BALIK MODAL”. Karna ga bakal lah si pemodal ngasih modal dengan tanpa syarat. Beda hal kalo dimodalin orang tua. Kalo satu ini mah paling enak modal dari orang tua. Ga perlu balikin modal tapi paling ditanya perkembangan bisnis aja.

Ada hal lain yang dilakuin para fresh graduate selain berburu pekerjaan. Melanjutkan studi kejenjang lebih tinggi. Bagi fresh graduate yang lanjut studi sibuk cari info kuliah sana-sini sambil mempersiapkan segala halnya. Mulai memenuhi syarat berkas seperti IC3, TOEIC, TOEFL atau IELTS hingga info mengenai tempat studi yang dituju. Fresh graduate yang lanjut studi ini biasanya lebih banyak waktu luang lebih banyak daripada fresh graduate yang berburu lowongan pekerjaan. Mereka lebih aktif jalan-jalan mencari info kuliah sedangan yang berburu pekerjaan aktif jalan-jalan juga sih tapi cari kerja.

So, kalian harus udah tentuin langkah selanjutnya setelah lulus kuliah biar ga galau alias bingung mau ngambil langkah selanjutnya. Ada 3 jalur yang bakal dipilih oleh fresh gradute. Pertama, cari pekerjaan di swasta maupun pemerintahan. Kedua, membuka bisnis lalu dikembangkan. Ketiga, melanjutkan studi. Persiapkan segalanya biar kalian ga salah arah. Biar ga dianggep jadi beban negara atau sampah masyarakat (ini status paling kejam, haha)