Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH berpesan kepada siswa sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Timur untuk tidak meragukan lagi Nilai luhur Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara Bangsa ini.

Selain tidak bertentangan dengan Islam dan agama apapun yang diakui di Indonesia, ditegaskan Henry, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dirumuskan oleh para Pendiri Bangsa yang mana Kelompok Islam turut dalam perdebatan dan kontribusi dalam merumuskannya.

“Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain. Di dalamnya tercermin kepribadian dan pandangan hidup Bangsa yang telah diuji kebenaran dan keampuhannya, sehingga tidak ada satu kekuatan manapun juga yang mampu memisahkan Pancasila dari Kehidupan Bangsa Indonesia,” kata Henry saat menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan ratusan Siswa MAN 1 Lampung Timur, Jumat (24 Februari 2017).

Ditambahkan Henry, UUD Negara RI 1945 adalah Konstitusi Negara sebagai landasan Konstitusional Bangsa Indonesia yang menjadi hukum dasar bagi setiap Peraturan Perundang-Undangan di bawahnya.
“Kemudian NKRI merupakan bentuk negara yang dipilih sebagai komitmen bersama. NKRI adalah pilihan yang tepat untuk mewadahi kemajemukan bangsa,” ujar Henry.

Selain itu, Pilar Bangsa yang lainnya adalah Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan semboyan negara sebagai modal untuk bersatu. Kemajemukan bangsa, kata Henry, merupakan kekayaan, kekuatan, yang sekaligus juga menjadi tantangan bagi Bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Henry menyinggung tindakannya melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Saudara Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq beberapa waktu lalu ke Kepolisian Republik Indonesia. Henry merasa banyak tindakan dan ucapan Rizieq telah meresahkan masyarakat, bahkan telah mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mampu memecah belah masyarakat.

“Rizieq secara terus menerus telah melakukan berbagai perbuatan dan ucapan yang berisi provokasi, caci maki, dan fitnah terhadap berbagai pihak,” kata Henry.
Termasuk kasus yang tengah diselidiki Polri terhadap Rizieq yakni dugaan pelecehan Pancasila, dugaan penistaan agama, dan dugaan menyebar fitnah terkait uang NKRI.

“Saya khawatir kalau perbuatan dan ucapan itu dibiarkan dan dilakukan terus menerus, akan mengancam kesatuan dalam berbangsa dan bernegara, serta kerukunan beragama.”

DSC_9210