INDONESIDE – Air Asia baru saja mendapuk Raline Shah menjadi Komisaris Independen. Sosok Raline selama ini memang lebih dikenal di dunia hiburan, sehingga keterlibatannya di dunia bisnis menarik  perhatian banyak pihak. Bagi yang belum tahu latar belakang Raline, mungkin akan mulai mencari tahu, mengapa artis seperti Raline bisa menempati posisi strategis di bisnis maskapai penerbangan, bisnis besar yang tak main-main.

Dilihat dari latar belakang pendidikannya, sejak lulus SMP Raline melanjutkan studi di luar negeri. Ia pernah belajar di sekolah menengah di Singapura, kemudian sekolah akademi (college) di Malaysia, dan melanjutkan sekolah tinggi di universitas ternama di Singapura. Raline tercatat sebagai lulusan National University of Singapore dari jurusan ilmu politik dan komunikasi.

Selain latar belakang pendidikannya yang bagus, latar belakang keluarga Raline juga dapat mendukung sepak terjangnya di dunia bisnis. Ayah Raline adalah pengusaha terkenal di Sumatera Utara, yang juga pernah menjabat sebagai Dewan Pembina Real Estate Indonesia, anggota MPR utusan Sumatera Utara, dan posisi-posisi penting lainnya. Kekayaannya tercatat tak hanya berada di Indonesia, namun juga di Malaysia. Tak hanya ayahnya, Raline sendiri mengaku bahwa paman-pamannya juga berprofesi sebagai pengusaha.

Namun jika hanya berdasar latar belakang pendidikan dan keluarga, Air Asia tentu mengenal banyak sosok selain Raline yang bisa diangkat sebagai Komisaris Independen. Lalu mengapa Raline? Jawaban dari salah satu pimpinan Air Asia, Tony Fernandes adalah keyakinan pihak Air Asia bahwa Raline dapat memberikan perspektif segar terhadap situasi pasar. Tony mengaku Air Asia ingin dekat dengan anak muda dan generasi milenial.

Ditunjuknya Raline memang sebuah langkah cerdas Air Asia untuk menguasai pasar. Air Asia sepertinya sadar bahwa bisnis maskapai saat ini bukan hanya sekadar bisnis transportasi, tapi juga akomodasi gaya hidup, terutama bagi anak muda. Raline yang bergelut di industri hiburan, tentu sangat paham dengan gaya hidup. Sebagai public figure ia juga mampu menciptakan suatu tren yang menjangkiti pengemarnya, atau anak muda pada umumnya. Kedua hal tersebut membuat Raline dapat menjadi sosok pendukung bagi Air Asia untuk merebut pasar anak muda.

Bisnis maskapai penerbangan seperti Air Asia memang butuh sosok semacam Raline. Selain latar belakang pendidikan dan keluarga yang bagus, pengalamannya di industri hiburan akan membuatnya mampu memberikan sumbangan pemikiran untuk merebut segmen pasar tertentu. Hal itu pastinya akan berdampak pada perkembangan dan keberlanjutan bisnis di masa depan.