Baru-baru ini, selain wisata bahari, wisata udara menjadi salah satu eksplorasi pariwisata Indonesia. Hal itu karena lanskap alam Indonesia dari ketinggian tidak kalah cantik dengan pemandangan bawah laut. Atlet penerjun Naila Novaranti yang baru saja ditunjuk sebagai duta wisata udara oleh World Tourism Park (WTP) Foundation mengatakan bahwa Indonesia punya Nusawiru, salah satu objek wisata udara yang tak kalah indah dengan yang ada di beberapa negara lainnya.

Wisata udara di Nusawiru berupa skydiving dan parachuting (terjun payung). Bandar udara Nusawiru sendiri terletak di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sehingga wisatawan yang baru saja terjun dari pesawat memang dapat langsung menyaksikan keindahan kawasan wisata Pangandaran dari ketinggian. Kawasan wisata Pangandaran yang berbukit-bukit dan dekat dengan lautan tentu akan memanjakan mata wisatawan yang sedang melayang-layang di udara.

Kemarin (25/8), pada temu media di WTP Forum yang digelar di Jakarta, Naila mengatakan “Sensasinya nggak kalah dengan lokasi skydiving terkenal lainnya di dunia, apalagi lokasinya di dekat laut.” Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Nusawiru sudah dibuka untuk umum. Peralatan dan keahlian pemandu skydiving di Nusawiru juga sudah memenuhi standar internasional.

Naila menambahkan, “Kalau untuk keamanan tidak perlu khawatir karena dua tahun terakhir keamanan parasut sudah punya yang paling terbaru. Pihak manajemen juga sudah rajin servis untuk parasut sehingga lebih aman.”

Selain itu, biaya yang harus dikeluarkan para wisatawan juga cukup terjangkau, yaitu Rp600 ribu untuk sekali terjun. Wah, tentu jauh lebih murah daripada skydiving di Hawaii atau di Empuriabrava. Bagaimana? Kamu tertarik?