“Oh inilah…Jakarta..

Jatuh cinta..di Jakarta..

Selalu ada kejutannya..

Mondo Gascaro – Oh Jakarta

Jakarta sebagai sebuah kota besar benar-benar adalah sebuah kejutan bagi rakyat Indonesia. Tidak habis pikir segala hirup pikuk kota metropolitan tersebut hadir di seluruh telinga masyarakat luas. Tidak habis pikir juga, mengapa semua dinamika hadir dari sini. Jakarta memang sebuah ibu kota negara, tetapi hal lain yang tidak bisa dimengerti mengapa Jakarta begitu membuat semua masalah hadir dihadapannya. Dimulai dari permasalahan macet, banjir, berita korupsi, politik, sosial hingga permasalahan pribadi yang terjadi di kota ini.

Tetapi sebenarnya apa yang paling menarik dari kota Fatahillah ini? Dari survey abal-abalan, Jakarta adalah kota yang menampung segudang harapan manusia. Ada suara-suara indah yang melangkah dari gesekan sepatu para buruh di peron Stasiun Manggarai di waktu shubuh hingga seruputan kopi saat para pekerja menghela nafas sejenak menunggu macet mereda bada magrib. Kebanyakan, manusia yang berada di Jakarta berusaha untuk menuntut balas dendam atas waktu yang diambil darinya. Sebagian mencoba untuk tetap tenang dengan sebatang rokok ditangannya, hingga mereka yang menghamburkan uang di pusat perbelanjaan di pusat kota.

Tetapi apakah harapan tersebut adalah sejati bagi dirinya? Bagi saya, hidup disini adalah sebuah paksaan materi, membawa saya keluar menuju tempat terasing. Kota ini memaksa tiap penduduknya untuk berpura-pura menikmati hidupnya. Seperti kata Karl Marx, mereka tidak terhindarkan untuk kehilangan kontrol atas hidup mereka. Pekerjaan yang mereka lalui berakhir dengan letih dan kebosanan dalam dirinya. Manusia membuat bentuk dari materi atau bahan di mana mereka mewujudkan jati diri mereka ke dalam apa yang mereka buat.

Tapi saya yakin ada rambu-rambu alam yang membawa para perantau hijrah di Jakarta. Salah satu alasannya adalah seberapa kuat hidupnya teruji dalam lingkungan yang begitu getir. Mereka mereka yang hebat tidak akan lahir dari ombak yang tenang. Mereka yang menang dalam pertarungan hidup adalah mereka yang memperjuangkan mimpinya.

Bagi kalian yang bermental baja di kota ini, silahkan untuk berjuang bagi mimpi anda. Kalau banyak suara-suara “bising”, silahkan gunakan headset dan nikmatilah alunan musik saat anda berdiri di dalam komuter maupun busway. Anda tidak perlu nyiniyir dengan lalu lintas keramaian kota, karena tanpa anda sadar, anda telah berkontribusi dalam keramaian tersebut. Jangan lagi terlalu banyak mengeluh dengan macet yang tiada habis-habisnya. Jika lelah dijalan silahkan menepi, minumlah secangkir kopi dan nikmati cerita-cerita unik dari mereka yang hidup di pinggiran jalan, setidaknya untuk memudahkan anda untuk mensyukuri hidup