Semakin ke sini sekarang masyarakat dimanjakan pelayanan dengan berbasiskan teknologi. Pelayanan pun semakin mempermudah bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Mulai dari urusan administrasi kependudukan, pajak, bahkan terakhir-terakhir ini urusan tilang pun berbasis teknologi. Keberadaan pelayanan berbasis teknologi mampu memberikan ‘warna baru’ dalam pelayanan publik di Indonesia. Tak heran jika masyarakat ‘berbondong-bondong’ menggunakannya untuk mendapatkan pelayanan berbasis teknologi.

Berikut beberapa penggunaan teknologi dalam pelayanan publik di Indonesia :

E-Tilang

e-tilang

Pelayanan  urusan tilang kini hadir dengan lebih mudah. Aplikasi tilang dengan online berlaku dari tanggal 16 Desember 2016 kemarin. Aplikasi e-tilang ini diharapkan mampu mencegah penyimpangan dari oknum petugas. Selain itu, e-tilang diharapkan mampu memangkas birokrasi dan meminimalisasi proses yang dilakukan secara manual.

E-KTP

e-ktp

Satu lagi pelayanan berbasis teknologi yakni e-ktp. E-KTP memiliki fungsi sebagai identitas jati diri, mencegah KTP (Kartu Tanda Penduduk) ganda, berlaku secara nasional dan tidak perlu lagi membuat KTP secara manual untuk urusan pengurusan izin, pembukaan rekening bank, dan sebagainya. E-KTP bagi warga Negara Indonesia yang berusia 60 tahun dan seterusnya berlaku seumur hidup.

E-Billing

e-billing

Urusan pembayaran pajak kini dapat dilakukan secara elektronik yakni dengan e-billing. E-billing merupakan cara pembayaran pajak secara online yang ditujukan kepada usaha – usaha yang sistemnya sudah menggunakan komputer. Usaha-usaha yang meliputi pembayaran dengan e-billing seperti restoran, parkir, hotel dan hiburan.

E-Complaint

e-complaint

Ini meruapakan salah satu inovasi dari Pemerintah Kota Surabaya untuk mengawasi kinerja dari petugas yang melakukan pelayanan. Bagi masyarakat kota Surabaya dengan adanya e-complaint dapat ‘mengadu’ di sana jika dalam proses pelayanan terjadi hal-hal yang berbelit, lama, dan sebagainya. Keberadaan e-complaint di Kota Surabaya diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat kota Surabaya dalam meningkatkan kinerja birokrasi Pemkot Surabaya.

Jakarta Smart City

jakarta-smart-city

Jakarta Smart City adalah penerapan konsep kota cerdas dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi untuk mewujudkan pelayanan masyarakat lebih baik. Konsep Smart City juga akan meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam memanfaatkan data, aplikasi, memberikan masukan maupun kritikan secara mudah. Ini adalah salah satu upaya dari Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan pelayanan baik dari Pemprov DKI Jakarta maupun masyarakat Jakarta.

Walaupun demikian, pada penggunaannya terdapat plus minus. Bagi masyarakat yang ‘melek’ akan teknologi maka gampang saja untuk mengaksesnya. Tetapi, bagi yang belum atau tidak bisa mengaksesnya tidak akan berfungsi secara maksimal penggunaan teknologi dalam pelayanan. Harus ada upaya yang dilakukan oleh semua pihak baik oleh penyelenggara maupun si penerima pelayanan. Bagi penyelenggara dibutuhkan sosialisasi yang terus-menerus kepada khalayak luas agar semua masyarakat tahu dan mengerti atau paham dalam penggunaannya maupun peningkatan terhadap teknologi tersebut (jika masih timbul kekurangan). Tidak hanya bagi penyelenggara, tetapi bagi si pengguna juga harus ‘melek’ akan penggunaan pelayanan berbasis teknologi agar mempermudah masyarakat mengaksesnya.

Sumber Foto : Istimewa