Di era modern seperti saat ini, ketergantungan masyarakat terhadap produk dari luar semakin meningkat. Dimulai dari kebutuhan primer, sekunder, tersier masyarakat cenderung mencari produk dari luar. Tak jarang hal ini menimbulkan konsumtifitas yang tinggi dari masyarakat. Yang kemudian akan membuat persaingan pasar semakin terbuka tanpa adanya pembatasan ataupun pengawasan. Hal ini yang kemudian semakin terpingirnya produk-produk lokal. Saat ini pun produk lokal sudah kalah bersaing dipasar Indonesia, bahkan masyarakat menengah pun tak jarang mencari barang kebutuhanya yang berasal dari luar.

Fungsi pemerintah sebagai pembuat kebijakan haruslah menguntungkan produk-produk lokal. Perlu adanya keseriusan untuk terus memperbaiki produksi dan pemasaran produk lokal. Selain mempersiapkan produsen-produsen lokal untuk terus meningkatkan produknya, pemerintah harus membuat langkah yang berani untuk membatasi barang-barang dari luar. Hal ini harus dilakukan untuk memberi peluang produk lokal hadir di pasaran. Secara tidak langsung pemerintah harus berani mengarahkan konsumen untuk memberli produk-produk lokal. Ditengah-tengah hegemoni produk luar, diperlukan ketegasan dan keberanian untuk membatasi produk-produk tersebut masuk ke Indonesia.

Ketika pemerintah telah berani mengambil sikap untuk membatasi produk luar masuk ke Indonesia langkah selanjutnya yang harus di ambil pemerintah adalah mengatur strategi untuk mempersiapkan produk lokal yang baik dan berkualitas. Hal yang pertama kali di sentuh oleh pemerintah adalah penyadaran terhadap semua elemen masyarakat, yang di maksud disini adalah pemerintah harus lebih gencar mempromosikan dan membuat branding terhadap produk-produk lokal, seperti contoh  produk A(lokal) kualitasnya biasa saja berbeda dengan produk B(asing) yang lebih baik namun pemerintah harus bisa mendorong masyarakat untuk tetap membeli produk A(lokal) dengan cara menaikan pajak produk B(asing) dan memberikan penyadaran bahwa ketika produk lokal kualitasnya seperti itu masyarakat dalam negerinya pun enggan membeli lantas siapa yang akan membeli? Jika bukan masyarakat lokalnya.

Dengan naiknya minat pembeli terhadap produk lokal tentu saja perbaikan-perbaikan dan pembaharuan terhadap barang yang biasa saja menjadi lebih baik karena adanya jumlah konsumsi yang meningkat dan perusahaan lokal atau produk lokal tersebut akan terus melakukan evaluasi dengan demikian bukan tidak mungkin dari evaluasi yang di lakukan secara terus-menerus tanpa sadar produk lokal akan setara dengan buatan luar atau bahkan melampaui kualitas mereka.

Kesadaran seperti ini telah ada di jiwa masyarakat perancis yang mana mereka tidak memiliki kopi yang enak untuk di konsumsi namun tingkat pembeli masyarakat perancis selalu meningkat terhadap kopi tersebut yang kemudian saat ini perancis telah mampu berinovasi membuat minuman olahan kopi yang mampu bersaing di pasar dunia. Masyarakat perancis sangat sadar ketika kopi mereka tidak enak lantas siapa yang akan membeli nya jika bukan masyarakat perancis itu sendiri. Ketika penyadaran itu telah terjadi pengawasan dan bimbingan pemrintah harus tertuju pada pihak produsen-produsen barang lokal tersebut. Pemerintah harus terus memberikan bantuan baik secara modal, inovasi dan fasilitas penjualan.

Comments