Para pecinta fotografi secara khusus maupun masyarakat Indonesia pada umumnya tentu mengenal brand alat fotografi legendaris. Nikon. Nikon Corporation (Nikon, Nikon Corp.) adalah sebuah perusahaan Jepang mengkhususkan dalam bidang optik dan gambar. Produknya termasuk kamera, teropong, mikroskop, alat pengukur. Perusahaan ini didirikan pada 1917 sebagai Nihon (Nippon) Kōgaku Kōgyō (日本光學工業株式會社) di Tokyo, Jepang.

Sebagai sebuah korporasi besar, Nikon telah melebarkan sayap penjualannya, termasuk di Indonesia. Salah satu ekpsansi tersebut adalah dengan pendirian toko ritel pertama di Indonesia yang berlokasi di Grand Indonesia apda tahun 2017. Di Indonesia sendiri, Nikon fokus untuk menjual produk unggulannya seperti kamera DSLR, kamera mirrorless, lengsa hingga aksesoris. Toko ini menjadi tonggak sejarah perkembangan, dan ekspansi pasar Nikon di industri kamera tanah air. Tidak seperti showroom Nikon pada umumnya, dengan Nikon Experience Hub, para pelanggan dapat mencoba lensa yang akan diboyong. Project Experience Hub ini juga menjadi yang pertama kali di Asia.

Akan tetapi, cerita ambisius perusahaan tersebut berakhir pada pertengahan bulan Oktober ini. Melalui akun resmi Nikon di Instagram, @nikondindonesia, PT Nikon Indonesia resmi mengumumkan berhenti beroperasi di Indonesia per hari ini, Kamis, 22 Oktober 2020. “Setelah hampir 8 tahun perjalanan Nikon Indonesia, kami informasikan bahwa hari ini tanggal 21 Oktober 2020 adalah hari terakhir Imaging Division PT. Nikon Indonesia beroperasi di Indonesia,” seperti dikutip dari akun instagram @nikonindonesia, Rabu malam, 21 Oktober 2020.

Walaupun begitu, layanan dan jasa para pengguna akan dintegrasikan ke seluruh kegiatan sales, marketing, dan service ke PT Alta Nikindo selaku distributor resmi Nikon di Indonesia. Nikon juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kerjasama kepada seluruh pelanggan. “Yang membuat Nikon menjadi salah satu brand fotografi terpercaya di Indonesia. Yuk terus motret dan berkarya,” kata Nikon.

Langkah Nikon mengikut beberapa perusahaan MNC yang sebelumnya telah memutuskan untuk berhenti beroperasi di Indonesia. Seperti contoh pada awal pandemi COVID-19 dimulai di Indonesia pada Maret 2020, General Motors resmi menghentikan penjualan Chevrolet di Indonesia.

Perusahaan legendaris lainnya yang tutup di Indonesia adalah Pepsi. Rival abadi Coca Cola tersebut menghentikan produksi dan penjualan di Indonesia setelahj kontraknya bersama PT Anugerah Indofood Barokah Makmur tidak diperpanjang. Corporate Secretary PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Gideon A Putra mengatakan, putusnya kerja sama itu murni karena alasan komersial, yaitu berakhirnya perjanjian Exclusive Bottling Agreement (EBA), dilansir dari kompas.com. Sedangkan pada tahun 2016 lalu, PT Ford Motor Indonesia juga resmi hengkang karena tak mendapatkan keuntungan berkesinambungan.