Tahun 2020 boleh dikatakan sebagai tahun terberat sepanjang dekade ini. Virus corona penyebab Covid-19 menyebar cepat ke penjuru dunia dan memporak-porandakan lini kehidupan manusia.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak langsung ke hampir semua aspek kehidupan. Karena itu, mendengar kata ‘virus’ dan ‘pandemi’ selalu terkesan negatif, bukan?

Namun bagaimana bila kata-kata yang terdengar negatif tersebut ternyata telah memberikan dampak positif pada kehidupan? Pernahkan kamu memikirkannya?

Tanpa disadari, pandemi Covid-19 memperlihatkan beberapa contoh kebaikan. Apa saja itu? Berikut 5 kebaikan di balik pandemi Covid-19 selama setahun terakhir.

1. Langit indah di kota metropolitan

Hal lumrah menemukan polusi dan kemacetan di kota metropolitan, misalnya Jakarta. Masyarakat terbiasa mendapatkan polusi udara serta kemacetan yang menyebabkan suhu di luar meningkat.

Mereka juga terlihat sudah biasa dengan penampakan polutan di langit Jakarta. Ketika pemerintah Jakarta memberlakukan PSBB sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona, kamu dapat melihat langit kota Jakarta berubah menjadi lebih bersih dan cerah.

Ini adalah kebaikan di balik pandemi Covid-19. Birunya langit Jakarta merupakan efek dari PSBB yang disebabkan dibatasinya aktivitas masyarakat. Selama PSBB berlangsung, lalu lintas kendaraan jalan raya menurun drastis dan aktivitas pabrik pun hampir tidak ada.

Baca juga: 12 Trend Makanan yang Bakal Banyak Dicari setelah Pandemi Covid-19

Intensitas atau tingkat polusi udara pun berkurang. Langit menjadi lebih bersih, lebih cerah, dan udara menjadi lebih segar. Seolah suatu keajaiban, masyarakat takjub melihat pemandangan baru ini.

Penduduk Jakarta kemudian ramai membagikan potret langit indah Jakarta selama PSBB di media sosial mereka, laporan CNN Indonesia. Kata ‘Langit Jakarta’ sempat menjadi trending topic di media sosial.

2. Quality time bersama keluarga lebih banyak

Dengan adanya pandemi, segala aktivitas menjadi lebih banyak dilakukan di rumah untuk menghindari penyebaran virus corona.

Misalnya, pekerjaan kantor dan aktivitas belajar berlangsung di rumah secara online. Cara ini dapat mendekatkan hubungan antaranggota keluarga.

Menghabiskan kegiatan sepenuhnya di rumah membuat kebersamaan keluarga menjadi lebih erat.

3. Udara dan air menjadi lebih bersih

Berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah apalagi dengan diberlakukannya PSBB, memberikan pengaruh langsung terhadap lingkungan hidup.

Dari infrografik The Coronavirus Pandemic’s Impact on the Environment yang dipublikasikan melalui laman venngage.com, sejumlah tempat di pelbagai negara mengalami penurunan emisi karbon.

Di New York, Amerika Serikat salah satu contohnya, terjadi penurunan karbon monoksida sebesar 50 persen. Di Seattle terjadi penyusutan kemacetan lalu lintas hingga 41 persen. Di China, kualitas udara meningkat dan menyelamatkan 4000 anak berusia di bawah lima tahun.

Kualitas air pun mengalami hal yang sama, seperti yang terjadi di Venesia. Diberitakan BBC News, masyarakat Venesia menyadari adanya peningkatan besar dalam kualitas kanal yang melintasi kota.

Air yang menjadi jernih selama lockdown berlangsung merupakan pertama kalinya dalam beberapa tahun. Bahkan ikan dapat terlihat jelas di perairan yang biasanya keruh.

4. Kebersihan dan kesehatan masyarakat lebih terjaga

Situasi baru dari pandemi Covid-19 adalah orang-orang mengenakan masker ke manapun mereka pergi. Orang-orang juga menjadi sering mencuci tangan, menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terjangkit penyakit, dan lain sebagainya.

Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan bentuk kepedulian orang terhadap kebersihan dan kesehatan. Virus corona secara langsung dan nyata ‘meneror’ dunia ini agar sadar akan kebersihan.

Selain itu, pandemi Covid-19 juga mengajarkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, salah satunya menyadarkan bahwa kesehatan adalah milik bersama.

Artinya, masyarakat tidak boleh egois dan acuh terhadap protokol kesehatan demi mementingkan diri sendiri. Jika salah satu sudah terjangkit virus, bukan tidak mungkin lagi orang-orang di sekitarnya akan menanggung sakit yang sama.

5. Adanya kesempatan self-improvement

Sadarkah kamu bahwa virus corona memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri?

Kamu mendapatkan waktu rehat dari kesibukan kantor dan mengurangi kegiatan yang kurang berfaedah di luar. Pandemi covid-19 menjadi waktu luang bagi kamu melakukan hobi dan mengembangkan diri.

Tak ada salahnya juga mencoba hal-hal baru yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya; seperti menulis, menanam bunga, atau mencoba resep masakan baru.

Di balik kekhawatiran, ada tersimpan kebaikan yang seringkali tidak disadari. Virus corona telah memberikan kecemasan dan kebaikan secara bersamaan.

Dari virus corona, dunia mendapatkan pengalaman baru. Dari virus korona, dunia mempelajari hal baru.

Baca juga: Mimpi Sepak Bola Indonesia Jadi Program Pemerintah: Bangun Stadion Standar FIFA sampai Tambah Pelatih Lisensi AFC